Anak SD Diculik dan Dibunuh Organ Dalam Diambil. Kapolsek Pademangan: Itu Kabar Bohong

No Comment Yet

ZomboMeme 24102018162927

 

Tribratanews – Kepolisian Sektor Pademangan Polres Metro Jakarta Utara, memastikan bahwa kabar yang beredar di media sosial dan internet yang mengatakan seorang anak SD warga Pademangan Jakarta Utara diculik dan organ dalamnya diambil adalah kabar bohong alias hoax.

“Informasi berita yang beredar dan berkembang tentang penculikan dan pembunuhan anak SD serta diambil organ tubuh tidak benar. Itu hoax,” ujar Kapolsek Pademangan, Senin (29-10-2018).

Kapolsek Pademangan sangat menyayangkan adanya perilaku oknum masyarakat yang menebarkan informasi bohong tersebut. Sehingga membuat warga masyarakat merasa resa dengan kabar bohong tersebut.

Kapolsek Pademangan menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan yang mereka lakukan setelah informasi itu beredar di media sosial, bahwa siswa yang bernama Muhammad Rizky Saputra memang sempat meninggalkan rumahnya selama satu hari untuk mencari ibunya.

IMG-20181029-WA0001

Kapolsek Pademangan Kompol Julianthy bersama M. Risky Saputra serta Ibunya dan Guru Kepala Sekolahnya

“Anak tersebut pergi dari rumah selama 1 hari mencari ibunya yang lagi kerja sebagi kuli cuci panggilan dari rumah-kerumah. Anak ini mencari ibunya dengan berjalan kaki dari runah sampai PLTU Ancol,” ungkap Kapolsek Pademangan.

Kemudian lanjut Kapolsek, saat di PLTU Ancol, Muhammad Rizky Saputra di temukan oleh ibu-ibu dan oleh warga diantar ke Pasar Nalo. Karena Rizky waktu itu menyampaikan bahwa rumahnya berada di Pasar Nalo.

“Kemudian ada yang kenal, lalu Risky diantar ke rumahnya yang berada di Jalan Budi Mulya, Rt 08, Rw 15. Pademangan Barat Jakarta Utara,” papar Kapolsek.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil penelusuran Kapolsek Pademangan Kompol Yulianthy, SH, MH beserta Kanit Intel Ipda Saharudin, Bhabinkamtibmas Pademangan Barat Aiptu Sugi Irianto Padamengan Barat Aiptu Eko, Aipda Prapto dan Anggota Intel bahwa ibu dari Siswa Muhammad Rizky Saputra ini bernama Ningsih, ia tinggal bersama ibunya dan dua adiknya bernama Keke dan Miranda di sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Budi Mulya Pademangan Barat. Sedangkan Bapaknya sudah meninggal.

(humas polsek pademangan)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *