Belajar Nembak Peluru Nyasar ke Gedung DPR, Dua Orang Jadi Tersangka

No Comment Yet
IMG-20181016-WA0040

Rilis peluru nyasar oleh Ditreskrimum PMJ.

Tribratanews – Polda Metro Jaya menetapkan dua orang sebagai tersangka atas penembakan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/10) kemarin. Dua tersangka tersebut berinisial IAW yang merupakan warga Tangerang Selatan (Tangsel), dan RMY warga Duren Sawit, Jakarta Timur.

Diketahui bahwa kedua orang tersebut (IAW dan RMY) merupakan pegawai di Kementrian Perhubungan (Kemenhub).

“Setelah kejadian kami bergerak cepat, melakukan penyelidikan dan barang bukti serta identitas yang dimiliki karena ini suatu kelalaian. Pelakunya I dan R,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Selasa (16/10/2018).

Atas kejadian kelalaian ini, dua ruangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengalami kerusakan dan nyaris membahayakan nyawa. Beruntung dalam kejadian itu tak ada korban jiwa.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil menyita beberapa barang bukti yang diduga dipakai saat kejadian.

“Kita amankan dua pucuk senjata api jenis Glock 17, 9 x 19, buatan Austria warna hitam coklat dangan tiga buah magazine berikut kotak peluru ukuran 9 x 19 serta satu pucuk senjata api merek AKAI Custom buatan Austria, kaliber 40 warna hitam, dua buah magazine berikut kotak peluru ukuran 40,” ungkapnya.

Karena kelalaian, kedua pelaku tersebut terancam Pasal 1 ayat 1 undang darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Hukuman nya cukup berat, dua puluh tahun penjara,” tegasnya.

Ramai diberitakan, dua ruangan kerja anggota DPR di Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta diduga terserang peluru nyasar. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul sekitar pukul 14.30 WIB.

Peluru pertama bersarang di kaca ruang kerja nomor 1601 milik anggota Fraksi Gerindra Wenny Warouw yang terletak di lantai 16. Peluru tersebut menembus kaca dan tembok ruang kerja Wenny.

Sedangkan peluru kedua diketahui, bersarang di ruang kerja nomor 1313 milik anggota Fraksi Golkar Bambang Heri Purnama di lantai 13. Polisi menyebut peluru yang menembus dua ruangan anggota DPR yakni Wenny Warouw dan Bambang Heri Purnama diduga milik anggota Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin).

(Tribratanews.id/Yori)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *