Berprestasi, AKBP Aris Supriyono Dipercaya Jadi Kapolres Brebes

No Comment Yet
IMG_20180828_130235

AKBP Aris Supriyono.

Tribratanews – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali merotasi sejumlah pejabat di lingkungannya. Mutasi ini adalah sesuatu hal yang biasa dalam sebuah organisasi serta dinilai dapat meningkatkan kinerja personel Polri itu sendiri.

Salah satu perwira terbaik Polda Metro Jaya, AKBP Aris Supriyono yang saat ini menjabat sebagai Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dipercaya untuk menjabat sebagai Kapolres Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Promosi jabatan Kapolres Brebes tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri No: ST/2597/X/Kep./2018 tanggal 14 Oktober 2018.

Tampak pada halaman 5 tercantum nama AKBP Aris Supriyono menjabat posisi baru sebagai Kapolres Brebes, Jawa Tengah.

Perwira Menengah (Pamen) berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) ini dikenal sebagai sosok yang ramah dan dekat dengan rekan-rekan media serta piawai mengungkap kasus-kasus kejahatan jalanan.

Aris begitu akrab ia dipanggil, tak segan-segan melumpuhkan penjahat kambuhan yang kerap meresahkan masyarakat Ibu Kota Jakarta. Maka tidaklah salah jika jabatan Kapolres Brebes dipercayakan kepadanya.

Berita sebelumnya, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menerima penghargaan dari Visa Security Summit 2018. Penghargaan ini diserahkan di Swisshotel The Stamford, Singapura, Kamis (17/5/2018).

Kasubdit Resmob Ditreskrimum PMJ AKBP Aris Supriyono mendapat penghargaan Law Enforcement Award dalam rangka AP Visa Risk Security Summit 2018 yang diadakan oleh Visa Internasional diberikan kepada Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Penghargaan Law Enforcement Award ini diberikan kepada subdit Resmob dalam mengungkap kasus pencurian dana nasabah Bank atau skimming di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” katanya lewat pesan singkat dari Singapura.

Aris menjelaskan kasus Skimming yang telah diungkap oleh Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya adalah sebanyak 11 kasus dengan total tersangka sebanyak 18 orang.

“Total kartu ATM palsu yang berhasil disita sebanyak 2025 kartu berisikan data nasabah dari 77 bank yang berasal dari 24 negara yang berbeda,” jelasnya.

Ia menambahkan, penghargaan ini diterima oleh empat orang. Pertama Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta, Kasubdit 3 Resmob Dirreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono, Kanit 4 Subdit 3 Resmob Dirreskrimum Polda Metro Jaya AKP Rovan Richard Mahenu, dan Panit 2 unit 4 Subdit 3 Resmob Dirreskrimum Polda Metro Jaya IPTU Verdika Bagus Prasetya.

Ia menjelaskan AP Visa Risk Security Summit 2018 merupakan forum pertemuan yang dihadiri oleh seluruh industri pembayaran seluruh Asia Pasific yang berjumlah 600 (enam ratus) industri pembayaran membahas mengenai management resiko pada sistem pembayaran, bagaimana menangganinya, koordinasi lintas bank, kebijakan-kebijakannya, sistem untuk mengendalikan kejahatan pada sistem pembayaran dan membangun network yang berhubungan pada sistem pembayaran.

(Tribratanews.id/Yori)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *