Isu Penculikan Anak di Purwakarta Tidak Ada, Ini yang Benar

No Comment Yet

IMG-20181009-WA0005

Tribratanews- Kapolsek Purwakarta Kota Polres Purwakarta, Kompol Suyono SH menegaskan hingga saat ini belum ada laporan terkait penculikan yang viral di media sosial Senin (08/10/2018).

Kapolsek menjelaskan, yang viral di Medsos terkait penculikan adalah Hj Ima Maryati warga Kampung Tungilis Desa Ciputri Kecamatan Pacet Cianjur sebelumnya telah dilaporkan oleh pihak suaminya beserta keluarga nya ke Polsek Pacet Cianjur Jawabarat, karena yang bersangkutan telah meninggalkan rumah tepatnya seminggu yang lalu.

Penyataan tersebut hasil komunikasi dengan pihak suami, orang tua Hj.Ima  beserta anak anak nya dan keluarga nya saat mendatangi Polsek Purwakarta Kota

Suami Hj Ima,  H.Supian  menyampaikan Dia ini istri saya, dan bukan sebagai terduga penculikan anak sebagaimana berita yang telah menyebar di mesia sosial.

“Memang istri saya semenjak melahirkan anak Saya yang kini baru berusia 3 bulan belum di kasih lagi obat,sebab kami juga khawatir jika istri saya di berikan obat, kami takut bwrcampur dengan air susu nya,karena istri saya kan sedang menyusui” ucap Supian

Selanjutnya Supian  mengatakan, setelah melahirkan istri saya memang tidak pernah lagi di berikan obat,sehingga penyakit depresi yang di alami istri saya kambuh lagi.

“Depresi yang menimpa istri saya telah di alami oleh istri saya selama 5 tahun kebelakang, mungkin akibat telat memberikan obat sehingga penyakut istri saya kambuh lagi,” ujarnya

Sebagai suaminya Saya khawatir karena takut terjadi hal hal yang tidak di inginkan,akhirnya Saya  beserta keluarga melaporkan persoalan tidak pulang nya istri Saya ini ke Polsek Pacet Cianjur seminggu yang lalu.

Hal senada juga di utarakan H.Buldan selaku Bapak nya Hj.Ima. Sebetulnya Hj.Ima anak saya ini sudah memiliki gangguan jiwa sejak 5 tahun terakhir, mungkin bisa jadi akibat lambatnya memberikan obat penyakitnya kambuh,dan tidak.mungkin obat terswbut di berikan twrhadap anak saya,sebab anak saya saat ini sedang menyusui anak nya yang baru berusia 3 bulan,jadi sangat tidak mungkin dalam kondisi menyusui,anak saya di kasih minum obat tersebut.

Selain itu,H.Buldan juga  menjamin bahwa anak saya tidak mungkin melakukan hal hal seperti yang di katakan banyak orang di media social. Bisa jadi mereka salah paham karena tidak tahu secara rinci sebab akibatnya.

” Kami atas nama keluarga H. Ima mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek Purwakarta Kota beserta jajarannya, karena sekarang H.Ima bisa berkumpul kembali bersama keluarga”pungkas H. Buldan.

(Humas Polres Purwakarta)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *