Kena Tilang Elektronik, Begini Cara Urus Pembayarannya Agar Tidak Diblokir

No Comment Yet

1509813466

Tribratanews.id- Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta mulai 1 Oktober 2018 memberlakukan sistem tilang elektronik atau Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE). Lalu bagaimana jika tiba-tiba ada surat dari kepolisian sampai ke rumah Anda, bisa jadi itu surat tilang elektronik.

Uji Coba tilang elektronik dilakukan di sepanjang JL MH Thamrin dan JL Sudirman yang sudah dipasang kamera pengintai CCTV.

Bagaimana prosesnya jika Anda terkena tilang elektronik ? Berikut mekanisme pembayaran denda tilang elektronik.

1. Konfirmasi.
Sebelum mengirimkan surat tilang Polisi melakukan analisa dari hasil rekaman CCTV, untuk memastikan jenis kendaraan, warna, nomor polisi serta alamat pemilik kendaraan.

Setelah proses analisa, polisi mengirimkan surat konfirmasi yang berisi data nama pemilik kendaraan, jenis pelanggaran berupa foto, alamat sesuai pemilik kendaraan dan jenis kendaraan.

2. Klarifikasi
Jika surat konfirmasi sudah dikirimkan, Polisi menunggu klarifikasi dari pemilik kendaraan, dan pemilik kendaraan wajib melakukan klarifikasi.

Klarifikasi bisa dilakukan melalui situs http://www.etle-pmj.info dan juga melalui aplikasi yang nantinya disiapkan oleh Polda Metro Jaya.

Selain itu, pemilik kendaraan juga bisa melakukan klarifiksi dengan mengisi formulir klarifikasi yang dilampirkan, jika sudah diisi bisa mengirimkan kembali kepada pihak kepolisian.

“Klarifikasi ini tujuannya untuk memastikan, kendaraan dengan nomor polisi tersebut apakah benar miliknya atau sudah dijual, oleh karena itu kami kirimkan dulu surat klarifikasinya,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf.

Waktu klarifikasi yang diberikan oleh pelanggar adalah 7 hari, jika dalam waktu yang sudah ditentukan tidak melalukan klarifikasi dan tidak membayar denda, maka STNK akan diblokir.

3. Proses pembayaran Denda Tilang
Jika sudah melakukan konfirmas dan klarifikasi, pelanggar harus membayar denda tilang sesuai dengan jenis pelanggarannya yang sudah tertera pada surat tilang yang diberikan.
Pembayaran denda tilang bisa dilakukan melalui bank yang sudah ditentukan.

Pelanggar diberikan waktu selama 7 hari untuk melakukan pembayaran, jika dalam waktu 7 hari tidak dibayar, maka STNK kendaraan akan diblokir secara otomatis.

(Tribratanews.id)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *