Perihal Ratna Sarumpaet, Polisi Terima Dua Laporan Dari Masyarakat

No Comment Yet

IMG-20181003-WA0021

Tribratanews – Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Nico Afinta mengatakan, menerima adanya dua laporan dari masyarakat prihal dugaan penganiaya terhadap Ratna Sarumpaet. Selain Polda Metro, Bareskrim Polri pun menerima laporan tersebut.

“Kita terima laporan atas hal itu. Di Polda Metro ada dua laporan, Sedangkan di Bareskrim ada satu laporan. Total ada tiga laporan,” kata Nico di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10/2018).

Inti dari ketiga laporan tersebut adalah mendesak polisi untuk segera menyelidik terkait berita pemukulan aktivis Ratna Sarumpaet.

“Mereka (laporan) mencantumkan agar polisi minta menyelidiki terkait pemberitaan hoaks pasal 14 ayat 1 dan 2 serta pasal 28 ayat 1 dan 2 jo pasal 125 UU ITE, di mana setiap orang yang menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian, sedangkan bunyi pasal 14 adalah barangsiapa yang menyebarkan akan dipenjara 10 tahun,” jelasnya.

Dalam laporan tersebut, Nico mengaku masih melakukan pendalaman.

“Penyidik di Bareskrim dan Polda masih melakukan pendalaman,” pungkasnya.

Tempat Pengeroyokan Tak Sesuai Fakta

Sebelumnya, beredar kabar jika Ratna Sarumpaet dikeroyok beberapa pria misterius saat ia melakukan kegiatan perbankan Internasional, Tepatnya di bandara Husein Sastranegara, Bandung,  Pada Jum’at (21/9/2018) lalu.

Namun menurut pengakuan Kombes Pol Nico Afinta saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, menerangkan jika pada tanggal (21/9/2018) tersebut yang bersangkutan (Ratna Sarumpaet) sedang berada di Jakarta bukan di Bandung.

Dan pada tanggal 21 September tersebut Ratna Sarumpaet melakukan perawatan di RS Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

“Menurut penyelidikan di Bandung dan Jakarta, pada tanggal 21 September 2108 tidak ada event Internasional, kalaupun ada pastinya pihak Kepolisian telah melakukan pengamanan ekstra di sana. Kemudian setelah itu kita gali lebih dalam baik CCTV, buku daftar berobat dan kwitansi, ia (Ratna Sarimpaet) ternyata ada di Jakarta karena sedang menjalani perawatan di RS Estetika. Pada tanggal sebelumnya (20/9/2018) telah melakukan janji terlebih dahulu dengan pihak RS Estetika,” ungkap Nico.

(Tribratanews.id/Yori)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *