Polres Gowa Tangkap Tukang Ojek Bejat yang Tega Cabuli Lima Bocah SD

No Comment Yet

IMG-20181008-WA0054

Tribratanews- Polres Gowa menangkap SS(64) pelaku pencabulan anak dibawah umur di Kecamatan Patalassang Kabupaten Gowa. SS yang setiap hari bekerja sebagai tukang ojek tersebut diduga telah mencabuli enam anak yang masih dibawah umur.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga SIK menjelaskan, aksi kejahatan yang dilakukan oleh tersangka bermula saat pelaku menawarkan jasa ojek kepada para korban yang duduk dibangku Sekolah Dasar di Kecamatan Patalassang.

Jasa ojek yang telah lama digeluti oleh terduga pelaku dan dengan jasa tersebut ia dapat memperdaya 6 siswa SD di Kecamatan Patalassang, dan tidak tanggung-tanggung aksi ini telah dilakukannya sejak dua tahun terakhir.

Pelaku beraksi saat menjemput para korban dari sekolah untuk diantar ke rumahnya dan disaat para korban naik pada kendaraan pelaku, pelaku sengaja menyuruh korbannya untuk duduk dibagian depan kemudian saat itulah pelaku mencabuli korban.

Dari aksi yang dilakukan setidaknya 5 korban yang berhasil dicabuli diatas kendaraan pelaku yang ditumpangi para korban diberbagai tkp.

Sedangkan satu korban disetubuhi di Jl. Lapas Bolangi Kec. Pattalassang tepatnya di belakang Perumahan Lapas, setelah mencabuli korban, pelaku kemudian memberikan imbalan uang sebesar Rp. 5.000 kepada korbannya.

“Setelah melakukan aksi bejatnya tersebut, pelaku mengancam para korban dengan berbagai upaya, diantaranya dengan mengancam akan membunuh korban jika aksi yang dilakukannya dilaporkan kepada orang tua maupun Polisi,” tutur AKBP Shinto Silitonga Senin (08/10/2018).

AKBP Shinto menerangkan, aksi bejat pelaku berhasil diungkap saat para korban mulai bercerita ke teman temannya dan Singaraja oleh gurunya dan kemudian melapor ke Polsek Bontomarannu.

Usai mendapatkan laporan selanjutnya personil Polsek Bontomarannu melakukan penangkapan terhadap pelaku di sekolah saat pelaku akan menjemput para korbannya.

“Pelaku kami jerat dengan Pasal 82 dan pasal 81 UURI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” tutur AKBP Shinto.

(Humas Polres Gowa)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *