Pelaku Pemerasan Modus Ditabrak yang Viral di Medsos Berhasil Diringkus Polres Jakarta Timur

  • Bagikan

Tribratanews – Pelaku pemerasan modus mengaku ditabrak mobil Jl. TB. Simatupang Kec. Pasar Rebo Jakarta Timur yang sempat viral di media sosial berhasil ditangkap Polres Metro Jakarta Timur.

Pelaku berinisial AF, warga Pancoran Mas Depok tersebut kini diamankan di Polres Metro Jakarta Timur dan di jerat Pasal 368 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 318 KUHP.

Dari tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa kaos warna coklat, celana levis warna biru, tas gembiok warna coklat, serta rekaman video dan cctv disekitar TKP.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Budi Sartono yang didampingi Kasat Reskrim dan Kapolsek Pasar Rebo mengungkapakan, peristiwa pemersan itu bermula pada hari Rabu tanggal 26 Januari 2022, sekira Jam 10.30 Wib tepatnya didepan PP Plaza Pasar Rebo Jakarta Timur.

Saat itu pelaku menghampiri mobil Avanza warna hitam dan menyetop atau memberhentikan mobil tersebut, dan pelaku mengatakan bahwa kakinya terlindas mobil Avanza warna hitam.

Karena aksi pelaku viral di media sosial, pihak kepolisian selanjutnya melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut. Dan tidak menunggu lama polisi berhasil mengamankan tersangka pelaku.

Dari keterangan pelaku, ia mengakui perbuatannya, bahwa pada hari Rabu tanggai 26 Januari 2022 ia telah menyetop / memberhentikan mobil Avanza warna hitam.

“Pelaku mengaku seolah-olah kakinya terlindas ban mobil Avanza tersebut dan berpura-pura pincang,” jelas Kapolres Budi Sartono, saat menggelar pres release di Mapolres Jakarta Timur, pada Minggu (30-01-2022).

Pelaku yang mengaku seolah- olah kakinya terlindas ban mobil Avanza tersebut dan berpura-pura pincang dengan tujuan agar mendapatkan uang ganti rugi untuk biaya pengobatan,

“Pelaku pemah mengalami kecelakaan dan kakinya terlindas bus pada tahun 2012 yang menyebabkan kakinya remuk dan dioperasi,” pungkas Kapolres.

Atas perbuatannmya itu, pelaku sipersangkakan Pasal 368 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 318 KUHP

1. Barang siapa dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak, memaksa orang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, supaya orang itu membenkan barang, yang sama sekali atau sebagiannya termasuk kepunyaan orang itu sendiri kepunyaan orang tam atau supaya orang itu membuat utang atau menghapus piutang, dihukum karena memeras, dengan hukuman penjara selama-lamanya Sembilan tahun.

2. Barang siapa dengan sengaja dengan melakukan sesuatu perbuatan, menyebabkan orang iain dengan palsu tersangka melakukan sesuatu perbuatan yang dapat dihukum, maka dihukum karena tuduhan memfitnah, dengan hukuman penjara selama-lamanya empat tahun.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *