Dihadapan Para Tokoh di Sinjai Selatan, Kapolres Sinjai Ungkapkan Strategi Mengatasi Kenakalan Remaja (Tawuran)

  • Bagikan

Tribratanews.id – Kepala Kepolisian Resor Sinjai, Ajun Komisaris Besar Polisi (Akbp) Fery Nur Abdulah, S.Ik melakukan pertemuan dengan para tokoh dan unsur forkopimcam di Aula Kecamatan Sinjai terkait kejadian perkelahian antar remaja yang menyebabkan 3 orang korban luka busur. Rabu (6/12/2023).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Sinjai didampingi Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasi Propam, Kapolsek Sinjai Selatan dan dihadiri Camat Sinjai Selatan, Kepala Desa Alenangka, Kepala Desa Gareccing, Kepala Dusun, Babinsa, tokoh masyarakat dan warga.

Perkelahian antar remaja yang terjadi pada hari Selasa malam (4/12), di dusun joalampe, desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai.

Terkait kejadian tersebut, Kapolres Sinjai mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan masalah ini dengan melibatkan semua pihak, termasuk unsur pemerintahan setempat, dan akan memproses hukum pelaku sesuai ketentuan yang berlaku secara profesional dan akuntabel.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Sinjai Akbp Fery Nur Abdulah, S.Ik juga mengungkapkan strategi untuk mengatasi kenakalan remaja, khususnya dalam hal perkelahian antar remaja yang meresahkan masyarakat.

Kapolres Sinjai menyampaikan bahwa kami dari Kepolisian tidak hanya akan berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga melakukan upaya pencegahan agar permasalahan ini tidak terus berkembang dan tidak terulang kembali,” Ujarnya.

Salah satu langkah pencegahan yang diungkapkan oleh Kapolres Sinjai adalah perlunya penguatan peran tiga pilar, “Agar diperkuat tiga pilar dalam menjaga kamtibmas wilayah, serta mengajak peran aktif organisasi kepemudaan untuk turut andil ambil bagian mengajak anak remaja agar tidak terjerumas dalam hal yang negatif. Harapnya.

Selain itu, Kapolres Sinjai juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan membimbing anak remaja mereka. “Kami mengajak orang tua untuk lebih aktif terlibat dalam kehidupan anak-anak mereka, memberikan pendampingan, dan mendengarkan permasalahan yang dihadapi anak remaja kita” tuturnya.

“Kita juga pemberdayaan para tokoh yang berpengaruh terhadap para anak remaja untuk memberikan edukasi agar anak remaja kita tidak terjerumus dalam kegiatan negatif, serta hadirnya pemerintah melalui pendidikan dikalangan anak muda yang putus sekolah. Jelasnya.

Dalam upaya penanganan, Kapolres Sinjai menyebutkan bahwa pihaknya melakukan patroli gabungan di lokasi rawan kriminalitas. “Kami akan mengintensifkan patroli gabungan di titik-titik yang sering menjadi lokasi rawan kriminalitas dan perkelahian antar remaja, dengan harapan bisa mencegah terjadinya gangguan kamtibmas,” jelasnya.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian, pemerintah setempat, para tokoh dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif, dan nantinya bebas dari perkelahian antar remaja.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *