Ini Pesan Kapolsek Jatinegara di Acara Diskusi Mencari Solusi Tawuran CBU

  • Bagikan

Tribratanews, Jakarta – Untuk mencegah terjadinya tawuran pecah kembali di wilayah Cipinang Besar Utara, tiga pilar Jatinegara bersama warga setempat rembuk dan duduk bersama membahas solusi persoalan tersebut.

Rapat pembahasan usulan warga RW 01 dan RW 02 Kel.Cipinang Besar Utara itu digelar di Aula Kel.Cipinang Besar Utara Jatinegara Jakarta Timur, pada Kamis (25-01-2024).

Hadir sejumlah pejabat, diantaranya, Wakil Camat Jatinegara, Kelik Susanto, Kapolsek Jatinegara Kompol Chitya Intania Kusnita, SH, Lurah Cipinang Besar Utara, Agung Budi Santoso, dan Direktur KKDM, Soni.

Dalam pertemuan itu, Wakil Camat Jatinegara menyampaikan, agar warga menyampaikan sejumlah masukan dan harapan dari masyarakat sekitar agar lumpingan tersebut dipagar oleh pihak KKDM.

“Kalau sudah dipagar Insya Allah tidak menjadi lokasi tawuran dan juga apabila kita lakukan pembiaran takutnya dijadikan tempat asusila dan yang lain sebagainya,” imbuh Wakil Camat.

Selain itu, Wakil Camat Jatinegara juga meminta pihak terlait agar melakukan kordianasi terkait untuk lokasi yang akan dipagar dan pemasangan CCTV di sekitar lokasi.

Sementara itu, Kapolsek Jatinegara, menyampaikan, pihak kepolisian sangat mengapresiai kegiatan ini begitu juga dengan rencana pemasangan pagar dalam mencegah terjadinya tawuran tersebut.

“Hari Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB Kita kembali ngumpul silaturahmi, membicarakan hasil kesepakatan yang sudah kita rapatkan ini dan apalagi menjelang pemilu, agar terciptanya pemilu damai,” ucap Kapolsek Jatinegara.

Kemudian terkait adanya penemuan sajam dilokasi, Kapolsek mengajak semua pihak agar untuk bersama-sama melakukan penyisiran dan menindak lanjuti apakah benar adanya sajam tersebut di sembunyikan.

“Kita harapkan dan dalam hal ini kami dari Polsek bersungguh – sungguh dalam penanganan tawuran, dan kami tidak mau diwilayah Jatinegara khususnya Kel.Cipinang Besar Utara dicap sebagai Kampung tawuran,” pinta Kapolsek.

Kapolsek juga berharap, dalam mencegah tawuran sangat dibutuhkan peran para serta dari perangkat RT, RW untuk membantu mengedukasi warga tentang hal tawuran demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Sementara itu, KKDM menjelaskan, untuk rencananya, akan melakukan pemasangan pagar dan rencana pagar tersebut setinggi 2 meter.

“Hasil rapat kami rencana akan dipercepat dan mengenai pemasangan CCTV nanti akan saya sampaikan kembali dalam rapat selanjutnya,” jelasnya.

Sedangkan Ketua RW 01, menyampaikan masukan, ia meminta agar dibuatkan Pos pengamanan, guna untuk dapat memonitoring perkembangan situasi wilayah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *