Seorang Ibu Nekat Antar Anaknya yang Nakal ke Polsek Jatinegara, Begini Cara Kapolsek Menanganinya

  • Bagikan

Tribratanews, Jakarta – Memberikan pelukan hangat dengan rasa kasih sayang, begitulah cara Kapolsek Jatinegara Kompol Chytia menyambut dan menangani seorang anak nakal yang diantar oleh ibunya langsung ke Mapolsek Jatinegara.

Kapolsek Jatinegara mengungkapkan, anak tersebut diantar oleh ibu kandungnya sendiri ke Polsek Jatinegara untuk mengubah kebiasaan anaknya yang suka nakal di tempatnya ia bersekolah.

Dari keterangan ibunya, anak tersebut suka iseng mengambil makanan teman-temannya, sehingga ibunya kerab mendapat teguran karena ulah anaknya tersebut. Agar kelakukan tidak berulang sang ibu nekat membawa anakanya itu ke Polsek Jatinegara.

Al hasil, setiba di Mapolsek Jatinegara, anak itu rupanya menangis sejadi-jadinya minta pulang. Suara berisik anak kecil itu membuat riuh suasana sehingga mengundang Kapolsek keluar dari ruang kerjanya untuk melihatnya.

Mendengar keluhan sang ibu soal anaknya yang nakal, Kapolsek yang juga sebagai ibu, mencoba mengajak anak itu untuk datang kepadanya, dan lalu memeluknya. Sembari mengingatkan anak tersebut tidak boleh nakal.

Dipelukan Kapolsek, anak tersebut masih terus menangis, untuk mengurangi rasa cemasnya si anak, Kapolsek mencoba merayunya. “Main hujan yuk” rayu Kapolsek sembari mengelus-ngelus pungung sang anak yang duduk dipangkuanya.

“Ga mau”, saut si anak itu. “Mau masuk mobil (minta pulang)” keluhnya yang masih manangis.

“Ini Masih hujan” saut Kapolsek, seraya sang ibu menimpali ucapan kapolsek yang menenangkan anaknya “Yang tenang ngomongnya, boleh,” ucap sang ibu.

Agar tak menjadi-jadi, Chytia mencoba menawarkan susu. Namun anak itu  menolak dan masih terus menangis. Kendati demikian Kapolsek dengan lembut tetap mengingatkan kembali kalau di sekolah itu tidak boleh nakal.

Tak habis akal, agar anak tersebut bisa tenang, Kapolsek mulai memegang tangan si anak, dan menanyakan pertanyaan kejutan tentang tanganya. “Tanganya kok panjang” kilah Kapolsek.

Sontok si anak terdiam dan melihat tangannya, dan kembali memeluk Kapolsek erat-erat. “Tenang ya, sayang tenang ya” ucap Kapolsek seraya kembali mengelus punggung si anak.

Setelah dibujuk dan tenang, anak tersebut pun berujar dia tidak akan nakal lagi sekolah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *