Polisi Bantu Evakuasi Korban Kebakaran di Pondok Bambu

  • Bagikan

Tribratanews, Jakarta – Kepolisian Sektor Duren Sawit, Resor Metro Jakarta Timur melakukan olah TKP peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua rumah petak di Jalan Pahlawan Revolusi Gang Setia Warga Pondok Bambu No 32 RT 007/004 Kelurahan Pondok Bambu Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur terbakar pada (20-02-2024) Selasa pagi.

Dari hasil pengecekan sementara oleh Piket Reskrim dan Piket Samapta, SPKT dan Intel Polsek Duren Sawit yang mendatangi TKP, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Duren Sawit AKP. Sutikno, SH, MSI, bahwa kebakakaran tersebut diduga karena korselting listrik.

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun seorang warga bernama Samsudin (48) mengalami luka bakar dan korban telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu.

Dari keterangan sejumlah saksi yang diperiksa polisi, saksi 1 menerangkan sekira pukul 07.00 WIB, saat itu saksi 1 melihat api sudah membesar di bagian belakang rumah ibu Sanuroh (pemilik rumah) kemudian saksi 1 berteriak meminta bantuan warga.

Kemudian saksi 2 dan warga sekitar datang kemudian dari dalam rumah keluar Samsudin (korban/anak ibu sanuroh) sudah dalam keadaan luka bakar dan di bantu oleh warga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut ke Rumah sakit.

Saksi 1 juga menerangkan pada saat terjadi kebakaran, pemilik rumah ibu Sanuroh sedang pergi belanja ke warung dan di dalam rumah ada Samsudin (korban/anak ibu sanuroh) yang masih tidur.

Saksi 3 menerangkan pada saat sedang membuat bakso untuk berjualan mendengar teriakan kebakaran dari luar rumah dan saksi 3 berlari menyelamatkan diri keluar rumah dan melihat rumah ibu Sanuroh sudah terbakar.

Kemudian dibantu oleh warga sekitar untuk melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Sekira pukul 07.15 WIB, 12 unit petugas Damkar datang ke TKP melakukan pemadaman di pimpin oleh Edi Purwoko dan api dapat di padamkan pada pukul 08.15 WIB.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *