Polisi Evakuasi Jasad Pria yang Ditemukan Meninggal karena Terpeleset dan Leher Terjepit di Pagar

  • Bagikan

Tribratanews, Jakarta – Kepolisian Sektor Kramatjati melakukan cek TKP dan mengevakuasi jasad seorang laki-laki yang ditemukan meninggal diduga karena terpeleset dan leher terjepit di pengaman pagar, di Selokan depan pagar Mako Mabes Pusbekang TNI-AD Jln. Raya Bogor, Kel. Kranatjati, Jakarta Timur, pada Selasa, (11-p6-2024), sekira pukul 05.30 WIB.

Dari hasil pengecekan yang dipimpin oleh Kompol Hj. Tuti Aini, SH, MSI, didampingi Kanit Provost Ipda Abdullah dan Kepala SPKT Regu A Aiptu Bambang P, korban tersebut diketahui bernama Muhammad Rafli (23), warga Kampung Duku Raya, RT 011, RW 06 Kel. Kebayoran Lama Utara, Kec. Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dari keterangan saksi Ridwan, bermula pada hari Selasa tanggal 11 Juni 2024 sekira, jam 05.00 WIB sewaktu itu saksi sedang bertugas membersihkan jalan di Jalan Raya persisnya depan Pool Bus Kramtjati bertemu dengan korban yang sedang istirahat ditrotoar.

Kemudian saksi Ridwan sempat menegor atau menyapa korban karena skasi melihat muka korban pucat, dan ditanya oleh saksi “kenapa bang, koq muka pucat” dan dijawab korban “saya punya penyakit asma dan kepala saya pusing”.

Setelah itu saksi menyuruh korban untuk istirahat, setelah itu saksi melanjutkan pekerjaannya, dan tidak lama kemudian saksi melihat korban pergi dengan mengendarai motor honda Beat warna putih ke arah Bogor.

Dan tidak lama kemudian saksi diberitahukan oleh warga (pengendara motor) yang melintas di jalan Raya Bogor, bahwa ada seorang yang diperkirakan meninggal dunia lehernya nyakut di pembatas besi pagar depan kantor markas TNI.

Adanya informasi tersebut kemudian saksi Ridwan langsung memberitahukan saksi Helmi Pratama, setelah itu kedua saksi langsung mengeceknya dan sesampainya dilokasi saksi melihat bahwa korban diduga sudah meninggal dunia dengan posisi berdiri diselokan atau got dan leher terjepit disela besi pagar pembatas Mako Mabes Pusbekang TNI-AD.

Setelah itu saksi Helmi Pratama langsung melaporkan kejadian tersebut kepada penjaga markas Pusbekang dan ke Polsek Kramatjati Jakarta Timur.

Dan setelah dilakukan cek TKP dan olah TKP, bahwa korban telah meninggal dunia dengan posisi berdiri dan leher masih tersangkut / terjepit sela ujung besi pagar. Korban menggunakan celana jeans warna hitam dengan Resleting dalam keadaan terbuka, dan masih menggunakan helm putih.

Duduga korban mau buang air kecil lalu terjatuh dan leher korban yangkut disela pagar dan badan tersender ditembok got dan setelah dilakukan pengecekan bahwa ditubuh korban tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan/ penganiayaan, selanjutnya korban dibawa ke RS Polri guna dilakukan Visum et pertum dan menghubungi keluarga korban.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *