Polsek Pulogadung Lakukan Pengamanan di GPKB Pulomas Terkait Rencana Pelantikan Pendeta Definitif

  • Bagikan

Tribratanews, Jakarta – Kepolisian Sektor Pulogadung melakukan kegiatan pengamanan rencana pelantikan Pendeta Definitif di Gereja GPKB Pulomas Kel Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin (24-06-2024).

Dalam giat pengamanan tersebut, sebanyak 8 personel gabungan Polri dan TNI di kerahkan kelokasi yang dipimpin oleh Kanit Binmas AKP Winaryo, SH, dibawah kendali Kapolsek Pulogadung Kompol Sutrisno, SH, MH.

Dalam acara itu, pihak pimpinan Majelis Pusat GPKB Pendeta Ramses Pandiangan, S.Th beserta tim tiba di Gereja GPKB Pulomas untuk melaksanakan pelantikan Pendeta definitif dari Pendeta lama Bapak Pdt Liando P Nababan, S.Th kepada pendeta baru yaitu Pdt Frans Ongirwalu Sitohang, S.Ag sesuai SK No 411/P-GPKB/SK/VII/2023 tentang penempatan dan penetapan pendeta Frans Ongirwalu Sitohang, S.Ag.

Namun kedatangan pimpinan majelis pusat GPKB Pulomas mendapatkan penolakan dari pihak jemaat dan pendeta GPKB, sehingga timbul kericuhan dan sempat saling berargumentasi serta saling dorong mendorong dan upaya membuka paksa pagar masuk Gereja.

Selanjutnya sekira Pukul 09.30 WIB dilakukan upaya mediasi antara kedua belah pihak, adapun kedua belah pihak sepakat melaksanakan mediasi di Kantor Kelurahan Kayu putih pada hari Senin, untuk waktu masih di koordinasikan.

Selanjutnya, pihak majelis Pusat GPKB menggembok pintu pagar depan Gereja GPKB Pulomas, selanjutnya membubarkan diri dan meninggalkan lokasi dalam situasi kondusif.

Sekedar diketahui, bahwa permasalahan kepengurusan Gereja GPKB antara pimpinan majelis pusat dan Jemaat/pendeta GPKB sudah berlangsung sejak lama sekitar tahun 2016.

Pihak Jemaat GPKB Pulomas merasa bahwa mereka sudah keluar dari Pimpinan Majelis GPKB Pusat dengan no surat 003/GPKB-MSP/P&S/III/2024 dan mendirikan Majelis Sinode Pembaruan GPKB yang dipimpin oleh Pdt David P Sitompul, M.Th (Ketua Majelis Sinode Pembaruan) bersama dengan 9 Gereja GPKB, yaitu GPKB Pulomas, GPKB Antiokhia Cipayung TMII, GPKB Walang, GPKB Upaya Tanjung Priuk, GPKB Kalimalang, GPKB D4 Banyung Lincir, GPKB Aek Mabar, GPKB Lobu Siregar, dan GPKB Menteng masih dalam tahap konsolidasi.

Kedua belah pihak hingga saat ini masih bertahan di lokasi dikarenakan pihak majelis Pusat GPKB menginginkan agar para jemaat yang didalam agar tidak melakukan ibadah dan agar membubarkan diri, sedangkan pihak Jemaat/Pendeta lama GPKB tidak akan meninggalkan gereja hingga pihak Majelis Pusat GPKB dahulu yang meninggalkan lokasi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *