Ratusan Personel Polisi Lakukan Pengamanan Konflik Perselisihan Terkait Permasalahan Gereja GPIB Taman Harapan

  • Bagikan

Tribratanews, Jakarta – Sejumlah personel Kepolisian Sektor Kramatjati diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan konflik perselisihan terkait permasalahan Gereja GPIB Taman Harapan yang berada di Jl. Budhi RT.13/03 Kel.Cawang Kec.Kramatjati Jakarta Timur, pada Selasa (25-06-2024).

Awal kejadian terjadinya konflik terhadap Gereja GPIB Taman Harapan berawal pada hari Minggu, 23 Juni 2024 sekira Pukul.11.00 WIB yang dimana dari pihak dari Pdt Ruth mendirikan Plang acara kebaktian dan dari pihak dari Pdt Emmy pun mendirikan Plang kebaktian Gereja Anugrah Bakti Kasih (GABK ). Kemudian dari jemaat Pdt Ruth menegur jemaat dari Pdt Emmy untuk menurunkan Plang Gereja GABK.

Lalu dari pihak jemaat Pdt Emmy mendirikan kembali plang gereja GABK pada malam harinya dan dari jemaat dari Pdt Ruth ada yang tinggal didalam gereja.

Pada hari Senin 24 Juni 2024 sekira Pukul.19.30 Wib Wmwarga RW.03 Cawang yang dimana adalah jemaat dari Pdt Emmy yang berjaga – jaga diluar halaman gereja terkait permasalahan adanya jemaat dari Pdt Ruth yang menginap didalam gereja GPIB Taman Harapan.

Sekira Pukul.20.15 WIB warga RW 03 Cawang yang melakukan penyerangan dan pengerusakan gereja yang dimana jemaat dari Pdt Ruth berada didalam gereja.

Selanjutnya sekira Pukul 20.45 WIB Kapolsek Kramatjati Kompol Hj.Tuti Aini SH, MSI dan Pamenwas Restro Jaktim Kompol Ilhamsyah Nasution ,SH beserta Samapta Restro Jaktim tiba dilokasi gereja GPIB Taman Harapan.

Lalu pada pukul.20.50 WIB, para PJU Restro Jaktim tiba dilokasi, diantaranya Kapolres Metro Jaktim, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasat Intel, Pamenwas Wakasat Samapta, Kapolsek Kramatnati, Patra Brimob PMJ dan Brimob Den B Cipinang.

Selanjutnya sekira Pukul 21.00 WIB, pihak kepolisian melakukan evakuasi terhadap jemaat dari Pdt Ruth.

Kapolres Metro Jaktim Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly SIK, MH ,MSI yang tiba dilokasi gereja GPIB Taman Harapan berupaya meredam massa dan melakukan evakuasi jemaat yang masih bertahan didalam gereja GPIB Taman Harapan.

Dan pihak Kepolisian Restro Jaktim melakukan Police Line disekitar Area Gereja GPIB Taman Harapan.

Pukul.22.20 Wib Massa dari jemaat Pdt.Ruth dari kelompok Ambon tiba dihalaman gereja dalam rangka mengecek evakuasi jemaat yang masih didalam gereja GPIB Taman Harapan. Selanjutnya Kapolres memberikan himbauan kepada Kelompon Ambon dari Pdt Ruth.

Dalam kejadian perselisihan disekitar area gereja tersebut telah menimbulkan kerusakan, CCTV (dirusak dengan benda tumpul). Pintu Gereja (dirusak dengan benda tumpul). Plang Gereja (dirusak dengan lemparan batu dan benda tumpul). Kaca jendela (pecah akibat lemparan batu).

Untuk mengamankan perselisihan itu dikerahkan  sebanyak 100 ( Seratus ) Personil gabungan Polres Metro Jakarta Timur, Polsek Kramatjati, Patra Brimob PMJ dan Brimob Den B Cipinang.

Sekira Pukul.23.15 WIB Pdt Ruth dengan didampingi oleh Kapolsek kramatjati untuk mengevakuasi Bapak Inyo yang bertempat tinggal dibelakang gereja Taman Harapan.

Dan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, seluruh personil masih tetap standby disekitar area halaman Gereja GPIB Taman Harapan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *