Sat Lantas Polres Polman Tilang 15 Pelanggar Lalin di Hari ke Delapan Operasi Zebra Siamasei 2018

No Comment Yet

IMG-20181106-WA0004

Tribratanews- Anggota Sat Lantas Polres Polman yang menggelar Razia Hunting System dalam rangka Operasi Zebra Siamasei 2018 di wilayah Polman, Selasa (06/11) memberikan tilang kepada 15 pengendara yang melanggar lalu lintas.

Razia kali ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Polman AKP Suhartono, SH, SIK didampingi oleh KBO Satlantas Iptu Jumanto Agung, SH, S.Pd Kanit Regident Satlantas Iptu Syafruddin SH, Kanit Dikyasa Satlantas Aiptu Rahman HL, S.Sos, M.Si beserta personel Sat Lantas Polres Polman.

Kasat Lantas Polres Polman AKP Suhartono SH SIK menjelaskan, kegiatan ini menitikberatkan kepada pelanggaran kasat mata dan pemeriksaan surat-surat  kendaraan serta memberikan arahan serta atensi penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dengan pemberian tilang  di wilayah hukum Polres Polman.

” Kami menilang sebanyak 28 pelanggaran dan memberikan 13 teguran,” tutur AKP Suhartono SH SIK.

Dalam kegiatan tersebut ada tujuh fokus utama yang menjadi target operasi yakni, pengendara yang masih nekat melawan arus, pengendara mobil yang tidak menggunakan safety belt atau sabuk keselamatan.

Kemudian menggunakan HP saat berkendara, berkendara dalam keadaan mabuk, tidak menggunakan Helm SNI, pengendara dibawah umur lalu melewati batas kecepatan dan pengendara sepeda motor menaikkan penumpang lebih dari satu.

“Kegiatan ini menitikberatkan kepada pelanggaran kasat mata sesuai 7 sasaran Operasi Zebra Siamasei 2018 dan pemeriksaan surat-surat kendaraan serta memberikan arahan serta atensi penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dengan pemberian tilang di wilayah hukum Polres Polman,” tutur AKP Suhartono.

AKP Suhartono menjelaskan, Operasi Zebra Siamasei 2018 sebagai operasi terpusat merupakan implementasi dari amanah UU No. 22 tahun 2009 tentang LLAJ dalam rangka mewujudkan dan memelihara kamseltibcarlantas, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

Serta membangun budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan di bidang LLAJ.

“Dari 15 pengendara yang ditilang kebanyakan mereka tidak menggunakan helem saat berkendara,” tuturnya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *