Terapkan Tilang Elektronik, Ditlantas PMJ Gelar Diskusi Bersama Para Pakar Lalin

No Comment Yet

IMG-20180913-WA0028

Tribratanews – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menggelar Forum Group Discussion (FGD) Implementasi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) Dalam Rangka Penegakan Hukum Lalu Lintas di Hotel Diradja, Jakarta, Kamis (13/9/2018). Tujuan dilaksanakannya FGD yaitu mencari solusi dari masalah dalam penerapan implementasi E-TLE.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusuf mengatakan, FGD ini digelar untuk membahas beberapa masalah dalam implementasi E-TLE, seperti masalah informasi teknologi, pro justitia atau sistem peradilan pidana dan masalah-masalah yang lain.

“Dari FGD ini, nanti diharapkan mendapatkan solusi dari berbagai permasalahan yang ada. Sehingga dari solusi nanti akan kita tindaklanjuti ke depan, agar dapat dilaksanakan dengan baik implementasinya dan penerapannya,” kata Kombes (Pol) Yusuf saat membuka kegiatan FGD di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Menurutnya, penegakan hukum secara elektronik ini sudah diterapkan di beberapa negara, salah satu contohnya yaitu di Singapura.

“Bahkan sekarang sudah menggunakan teknologi satelit untuk mendeteksi, tapi kita baru menggunakan kamera, kamera pun kita baru mulai,” terang Yusuf.

“Tapi tidak apa, meskipun terlambat aturan penegakan hukum secara elektronik ini harus tetap jalan,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan, dari hasil koordinasi dengan instansi terkait sementara ini, ada masukan yang penting jalankan dulu penegakan hukum secara elektronik ini, dan kalau ada kekurangan bisa dibehani sambil jalan.

“Prinsipnya adalah kita akan membuat suatu hal yang bermanfaat apalagi ini di ibukota, apa yang dibuat di Jakarta ini akan menjadi suatu pilot project untuk daerah lainnya, terutama di bidang penegakan hukum,” jelas Yusuf.

Sementara Kadishub DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, dalam penerapan penegakan hukum secara elektronik ini tergantung dari kesiapan penegak hukum.

“Kalau penegak hukum sudah oke, semuanya akan mengikuti, tapi kalau belum maka susah untuk diterapkan,” ungkapnya.

Dalam diskusi tersebut tampak hadir, Perwakilan Kakorlantas Polri Kombes (Pol) Hery Sasongko, Hakim Agung Mahkamah Agung RI, Dr. Gazalba Saleh, S.H, M. Hum, Pejabat Utama Ditlantas Polda Metro Jaya, guru besar transportasi Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, Fablab Trisakti Michael S. Sunggiardi, Kadishub DKI Andri Yansyah, Tim konsep Nurhasan Ismael,perwakilan Pengadilan Negeri DKI Jakarta, perwakilan Pengadilan Tinggi, perwakilan Organda, Pimpinan Media dan Mahasiswa.

(Tribratanews.id/Yori)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *