Tipu Rp 1 M, Pengaku SPRI Kapolri Takluk Ditangan Remob PMJ

No Comment Yet

IMG-20181009-WA0030

Tribratanews – Mengaku sebagai sekretaris pribadi (SPRI) Kapolri, Rahmat Hidayat (RH) alias R diringkus penyidik Subdit 3 Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya.

Modus pelaku (RH), mengaku sebagai SPRI Kapolri serta dapat mempertemukan korban dengan para petinggi Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) dengan uang ‘mahar’ sebesar Rp 1 Miliar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes (Pol) Raden Argo Yuwono mengatakan, pada bulan Mei 2017 korban AA diperdaya oleh pelaku (RH) yang mengaku sebagai orang dekat Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dengan maksud meng-golkan proyeknya dengan para petinggi Polri, AA pun menyanggupi uang mahar yang berkisar Rp 1 miliar.

“AA merasa yakin kepada pelaku (RH) setelah membuka browsingan Spri Kapolri, dan situ memang ada foto pelaku yang adalah sopir sedang berdampingan dengan Kapolri. Itu waktu pak Kapolri sedang ada kegiatan fit and proper test, jadi RH ini bukan SPRI Kapolri,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (9/10/2018).

Berbekal Laporan Polisi (LP)/ 4319/VIII/2018/PMJ/Ditreskrimum, Tanggal 15 Agustus 2018, tim Resmob Unit 1 pimpinan Kompol Vino segera melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

Alhasil pada 16 Agustus 2018 dini hari, Tim Resmob berhasil menangkap pelaku RH di daerah Bojongsari, Depok, Jawa Barat.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi, 2 unit Hp, 1 buah dompet, 1 buah ATM Mandiri, 1 buah Paspor BCA, 1 SIM, dan 1 unit Laptop merk acer.

Argo menambahkan jika pelaku (RH) pernah menipu seorang pengusaha di Surabaya dan berhasil menggondol uang sebesar Rp 300 juta.

“pelaku pernah menipu, Berbekal baju seragam Polri dengan pangkat AKP. Laporan Polisi (LP) ada tapi lolos, di sini (Jakarta) berhasil dirungkus,” ungkapnya.

Tiga Pelaku Lainnya Masuk DPO

Untuk memuluskan aksinya, RH melakukan aksinya bersama pelaku lain yang kini masuk dalam Daftar Pencairan Orang (DPO), Heri, Ali dan Vera.

“Tiga pelaku masih dalam pengejaran kami,” ujar Kompol Vino.

Akibat perbuatannya, pelaku RH dijerat dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHP, dengan ancaman kurungan selama 4 tahun.

(Tribratanews.id/Yori)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *